Kajian Seputar Aqidah dan Amaliah Aswaja

Bid'ah Sahabat Nabi dalam Shahih al-Bukhari

Bid’ah ada dua macam: bid’ah terpuji dan bid’ah tercela. Bid’ah terpuji atau populer dengan sebutan bid’ah hasanah adalah setiap perbuatan baru yang tidak bertentangan dengan syariat. Meskipun Nabi Muhammad SAW ...

Mengenal Sosok 'Mubham' dalam Hadits

Suatu hari, Masjid Nabawi kedatangan seorang Arab kampung. Tak dinyana, ia kencing di Masjid Nabawi. Seusai kencing di area masjid, ia langsung pergi. Para sahabat yang mengetahuinya emosi...

Doa agar Terhindar dari Mengetahui Aib Guru

Dalam kitab at-Tibyân fî Adâb Hamalati al-Qurân, disebutkan bahwa Rabi’ bin Sulaiman, murid sekaligus sahabat Imam asy-Syafi’i, tidak berani minum di hadapan Imam asy-Syafi’i, karena segan padanya....

Sifat Shalat Nabi Ala ASWAJA

Sangat disayangkan bila dewasa ini muncul sikap-sikap yang kurang bijaksana dari kelompok tertentu yang sibuk mencari-cari kesalahan tata cara shalat kelompok lain dengan mengatakan landasannya lemah, bahkan diiringi dengan vonis bid’ah...

Mayit Bisa Menerima Manfaat dari Amal Orang yang Masih Hidup (Bagian Pertama)

Selain menerima manfaat amal kebajikan yang pernah dikerjakannya semasa hidup, orang yang sudah meninggal dunia juga bisa mendapatkan manfaat dari amaliah saudaranya sesama Muslim,...

Showing posts with label Al-Quran. Show all posts
Showing posts with label Al-Quran. Show all posts

Thursday, June 13, 2019

Membuka Al-Qur'an dengan Ludah

Deskripsi Masalah:
Satu hal yang sering terjadi di masyarakat adalah ketika mereka membuka lembaran Al-Qur'an, mereka membasahi ujung jarinya dengan ludah untuk mempermudah.

Pertanyaan:
Bagaimana hukum membuka Al-Qur'an dengan cara seperti itu?

Jawaban:
Hukumnya haram. Keharaman itu apabila jari tersebut masih basah dengan air ludah sehingga menyebabkan lembaran mushhaf itu menjadi basah. Sedangkan jika sudah mengering sehingga tidak menyebabkan lembaran mushhaf menjadi basah, maka tidak diharamkan.

Rujukan:

ويحرم محو ما كب من القرآن بالريق لأنه مستقذر - الى قوله - ومسه بمستقذر ولو ريقا في نحو قلب ورقه وكتابته به اه 
(بشرى الكريم، 1/32)
وفى فتاوي الشارح (يعنى ابن حجر) يحرم مس المصحف باصبع عليه ريق اذ يحرم ايصال شئ من البصاق الى شئ من اجزا المصحف الى ان قل. والكلام حيث كان على الاصبع ريق يلوث الورقة اما اذا جف الريق بحيث لاينفصل منه شئ يلوث الورقة فلا حرمة الخ اھ
الحواشي المدنية /خ الاول/ص ١١٦
Share:

Waktu Saat Ini


Syubbanul Wathon

Tahlilan

Tamu Online